Secara historis, komoditas melonjak harga selama masa ketidakpastian geopolitik yang tinggi > Volatilitas tajam + tekanan harga ke atas, terutama di bidang energi (minyak/gas), pertanian (gandum, biji-bijian) + logam > Gangguan pasokan, ekspor terhenti + permintaan militer mendorong lonjakan > Harga sering stabil/turun setelah guncangan awal saat pasar beradaptasi atau konflik terselesai > Perang Yom Kippur 1973 / embargo OPEC: harga minyak 4x > Perang Teluk 1990-91: minyak 2x awalnya kemudian jatuh > Perang Irak 2003: kenaikan harga minyak > Perang Rusia-Ukraina 2022: gandum melonjak >50%, minyak/gas mencapai rekor, lalu diratakan > Perang yang lebih luas (Perang Dunia II): kenaikan luas dalam logam, kapas, biji-bijian Sesuatu yang perlu diwaspadai